LaaTahzan

June 16, 2005

Pernikahan (Summary Mabid Ceria I, 9-10 April 2005)

Filed under: Mabit Ceria — laatahzan @ 10:35 am

Disampaikan oleh Ustadz Muhammad Rusli Malik
Disalin oleh Jayanti Anggaraini & Intan KD

 


Materi 1. Apa dan Mengapa Pernikahan

  1. Pernikahan adalah ibadah besar, yang paling lama waktu pelaksanaannya.
    Bandingkan dengan sholat. Sholat dimulai dengan takbiratul ihram (takbir yang mengharamkan segala sesuatu diluar pekerjaan sholat, seperti makan, berbicara dll). Dengan takbir itu, maka berlakulah segala peraturan-peraturan sholat, dan kemuadian diakhiri dengan salam tahlil(?) (salam yg menghalalkan kembali perbuatan yg tadinya tidak boleh dilakukan dalam sholat). Sedangkan nikah, adalah ibadah yg dimulai dengan ijab kabul, dan baru berakhir bila suami istri tersebut berpisah, baik karena cerai maupun wafat.

  2. Menikah adalah alat untuk mengaktualisasikan seluruh potensi kemanusiaan kita.
    Seluruh keinginan-keinginan kita pada dasarnya adalah baik, hanya akan menjadi salah bila caranya salah. Misalnya, keinginan untuk dihormati, diperhatikan, didengarkan, menyayangi, berbagi, melakukan hubungan suami istri, dan lain-lain. Dengan menikah, segala keinginan tersebut bisa dipenuhi. Sebaliknya, melarang menikah adalah pengebirian potensi diri manusia.

  3. Berketurunan. Manusia cenderung ingin memiliki keturunan. Contoh yg dapat kita lihat, manusia yg telah berumur cenderung ingin berbagi, ngobrol, terutama dengan cucu-cucunya. Secara psikologis, mereka senang sekali menceritakan masa mudanya, masa lalunya, masa-masa perjuangannya. Bagi anaknya atau orang-orang seumur anaknya, yang sedang merancang masa depannya sendiri, cerita-cerita sang orang tua sering terasa membosankan dan menghabiskan waktu. Namun bagi cucunya atau anak-anak kecil seumuran cucunya, cerita-cerita tersebut justru sangat mengasyikkan. Tuhan memfitrahkan anak-anak kecil suka mendengarkan cerita (jadi klop yach!). bila Sang Orangtua tidak mempunyai cucu, besar kemungkinan dia akan merasa kesepian. Menurut penelitian yang pernah dilakukan, para orang tua yg tidak memiliki kesempatan untuk berbagi, akan lebih cepat untuk mengalami pikun. Doa untuk memperoleh anak-anak yg sholeh. Surat apa ya? Al Imran? Al Furqan? QS 46:15 : wajib berbuat baik kepada ortu vs Apa benar perempuan menikah lebih wajib patuh kepada suami daraipada ortunya? QS 2:233 : menyusu adalah hak, bukan kewajiban. Boleh 2 tahun atau sesuai kemampuan. Kenapa 2 tahun? Penelitian menunjukkan bahwa menyusui lebih darai 2 th, anak jadi manja. Kalau tidak disusui sama sekali, akan menyebabkan kurangnya iktan emosional antara ibu dan anak. Ayat ii bagus untuk mendukung terbukanya kesempatan berkarir bagi perempuan, bagi lahirnya dunia modern.

  4. Memenuhi kebutuhan psikis (mencintai dan dicintai). Semua yang memuaskan diri kita, juga akan memuaskan pasangan kita. Pernikahan juga adalah alat untuk melakukan exsperimen emosional. Bersikap dewasa adalah menghargai realitas.

Kunci Kebahagiaan dalam rumah tangga adalah : Mencintai pasangan apa adanya. Tidak ada suami atau isteri ideal, yang harus ada adalah bagaimanacara kita bisa menyikapi sifat isteri atau suami kita (Kalo init ambahan dari ceramahnya Aa’Gym).

Materi II.SOSIOLOGI DAN PSIKOLOGI PERNIKAHAN

Manusia pada dasarnya merupakan zoon politicon (makhluk sosial), tidak ada yang bisa hidup sendirian, harus bermasyarakat. Dalam masyarakat ada unit-unit. Unit terkecil dalam masyarakat adalah keluarga. Keluarga adalah tempat kembalinya semua manusia. Orang selalu melakukan pergi dan pulang. Pergi kerja dan pulang ke keluarga. Jangan sampai terbalik : pulang ke pekerjaan/kantor, dan pergi ke rumah. Salah satu tujuan berumahtangga adalah : untuk mendapatkan keamanan.

Keluarga sakinah.
Sakianah berasal dari kata sakana yg artinya tinggal, tempat menetap. Jadi keluarga sakinah adalah keluarga yg anggota nya merasa nyaman dan tenang tinggal didalamnya.
Perempuan dan laki-laki sederajat dalam keluarga. Bukan cuma laki-laki yang harus melindungi perempuan, tapi juga perempuan harus melindungi laki-laki (QS 2:187). Maksudnya :Gak melulu suami yang harus selalu melindungi isterinya, tapi seorang isteri juga harus bisa melindungi suaminya, misal, ketika suami sedang dalam kesusahan, isteri-lah yang harus menghibur, ketika suami dalam masalah isteri membantu mencari solusi atau menenangkan suami. Menurut penelitian : jiwa laki-laki lebih rapuh daripada jiwa perempuan.

Hubungan dalam Rumah tangga, adalah : SUBJEK – SUBJEK bukan SUBJEK – OBJEK. Paradigma yang dipakai dalam RumahTangga, adalah : MELAYANI Jangan menuntut untuk DILAYANI. Lakukan dengan ikhlas, tanpa mengharapkan feedback. Jika feedback yang diharapkan, kekecewaanlah yang akan diperoleh.

 

Jika rumah tangga kita tenang secara psikis jiwa kita akan “TENANG”. Kondisi rumah tangga à mempengaruhi kondisi psikis seseorang.S elalu ada korelasi positif antara karir dengan rumah tangga-nya (Ini dibahas dalam Seminar-nya Ustad Rusli di Hilton, 29 April yang lalu).

 

KEBAHAGIAAN tergantung pada KUALITAS. Pertemuan bukan KUANTITAS PERTEMUAN.

 

Konflik itu hal biasa dan tidak apa-apa jika terjadi dalam rumahtangga, selagi bisa dimanage. Nah …. Management konflik inilah yang harus dipelajari, dipahami dan diterapkan. Jika istri lebih berhasil dari suami dalam segi ekonomi, maka agar suami tidak merasa minder atau ada gap antara suami dan isteri LIBATKANLAH SUAMI. Maksudnya : Sering-seringlah mengajak suami berdiskusi maupun ikut kegiatan isteri. Sehingga, diharapkan sang suami jadi lebih mengerti aktifitas isterinya. Dan buat para suami yang isterinya lebih sukses / lebih banyak rejekinya–jangan berkecil hati, tapi sebaiknya malah harus disyukuri, Kan apa yang diperolehnya juga untuk kebahagiaan bersama. Juga untuk para isteri yang lebih sukses, Terus support suami anda dan berbagi dengannya, anda harus menyadari bahwa rejeki itu datangnyad ari Allah, jadi janganlah pernah menjadi sombong (Ini, aku sadur dariceramah Aa’Gym).

Materi III. PERNIKAHAN DALAM ALQURAN
Anjuran menikah ada dalam Surat : An Nur (24) : 32 –33.

Syarat Menikah :

1. Sholeh, merupakan syarat mental

2.Cukup Harta, jika anda belum tercukupkan materi, maka yakinlah bahwa Allah akan mencukupkan rejekinya untuk kamu.

 

“Barang siapa yang belum menemukan jodohnya, maka hendaklah menahan diri”.

 

QS 2:32-33

 

-ada pelacuran sejak zaman dulu

-ada germo

-dan nikahkanlah : kalimat perintah-budak : bisa dimaknai sebagai “semua yg berada dibawah tanggung jawab kita”

-syarat nikah yg paling utama: mental

-kecukupan materi adalah syarat kedua. Berkeluarga akan mendorong kita untuk berusaha mencari rezeki.

 

QS 31: 15

 

Hubungan antara anak dan orang tua dijelaskan dalam Surat Lukman (31) :15. Ortu yang memaksa, yang kamu tidak ada pengetahuan tentangnya.

 

Setiap anak punya hak untuk mengetahui siapa orang tuanya, mis. Anakangkat, jika tidak diberi tahu siapa orang tuanya berarti menzalimi anak tersebut.

 

Jodoh itu tidak permanen. Jodoh artinya berpasangan. Jodoh itu bukan TAKDIR, tapi NASIB.

 

QS 2 : 221, 223

1. Istri tempat menyimpan benih
pertanyaan intan : hamil dan melahirkan itu merupakan hak atau kewajiban?
Ust. Rusli “:. Lihat Annisa 9 : a. “takutlah dalam meninggalkan keturunan yg lemah, b.lihat ayat yg mengatakan ttg ortu jangan sampai disusahkan oleh anak, c. Bisa jadi beban untuk istri.
Jadi : melahirkan adalah hak, tidak boleh dipaksa.

Aturan mengenai perceraian dibahas dalam surat Albaqarah : 229 – 237

Syarat-syarat pasangan menurut islam dijelaskan dalam suratAt-Tahrim (66) : 5, yaitu :

1. Muslimat

2. Mukminat

3. Taat beribadah kepada Allah

4. Senantiasa memperbaiki dirinya (Taubat)

5. Rajin Sholat

6. Rajin mencari sesuatu yang baru / rajin belajar ; rajin mencarinafkah untuk laki-laki

7. Perjaka/duda, perawan/janda

 

Pembahasan tentang poligami ada dalam :Surat An-Nisa (4) : 2 – 4. Dasar utama, jika seseorang ingin beristri lebih dari satu : HARUS BISA BERSIKAP ADIL.

Ayat poligami berada di tengah-tengah ayat ttg anak yatim, bukan ttg pernikahan. Padahal dalam surat An-Nisa (4) : 129 dijelaskan bahwa :”Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil diantara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karenaitu ………….”Syarat poligami :

1. Harus izin dari isteri pertama

2. Harus adil

2 Comments »

  1. ada hal yang mau saya tanyakan…?!?
    menarik juga artilek yang anda buat. !!

    ” saya sedang menjalani hubungan dengan seorang wanita, ya bisa dibilang masih pacaran lah ! sampai suatu hari kita melakukan suatu obrolan ke arah pernikahan..

    ” Kamh mau ga nikah nanti sama akuw ? ”
    dia jawab : ” mau.., tp ga mmo melakukan hubungan suami istri ?!?! ”

    alasan dia menjawab seperti itu karena dia takut merasa kesakitan…!!
    heran.. aneh juga !! saya jadi merasa sedih…

    mungkin bisa di bantu apa yang harus saya lakukan agar bisa menyakinkan dia kalau suatu saat nanti jika kita menikah kita bisa melakukan hubungan suami istri dan mempunyai keturunan tanpa ada rasa takut pada Mr. P ?!
    makasih..

    tolong reply via email ..🙂

    Comment by Adhy — March 26, 2009 @ 11:46 am | Reply

  2. – Bagian Poligami (saya masih perjaka(bujangan))

    dimana saya dapat menemukan literatur atau dalil *harus bilang/izin istri pertama* sedangkan dalam al qur’an adalah tentang berlaku adil pada wanita” yg kita nikahi, dan kita para lelaki memang dibolehkan menikah yg kedua, ketiga, ke empat. apa ada ayat yg serupa dengan kalimat * mintalah izin pada istri pertama kamu sebelum yang kedua? * jika tidak terdapat dalil tersebut, apa masih dapat di katakan * harus izin istri pertama?* terima kasih info yg di atas

    Comment by GUEST — September 11, 2009 @ 1:30 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: