LaaTahzan

May 11, 2005

AKAL, HAWA dan FUAD (Bag. 3)

Filed under: Pengajian Rabu Ceria — laatahzan @ 10:19 am

Summary Pengajian Rabu Ceria, 16 Maret 2005

AKAL dikatakan berfungsi, jika : digunakan sesuai dengan hukum2nya / Prinsip2nya.
3 Prinsip AKAL :
1. Prinsip Kausalitatif
2. Prinsip Matematis
3. Prinsip Non-Kontradiktif
Prinsip Kausalitatif :
Prinsip ini merupakan bawaan atau fitrah manusia. Prinsip ini selalu ada dalam diri setiap orang dan tidak perlu diajarkan (common sense).
Misal : Pertanyaan2 yang kerap muncul secara reflek saat kita melihat suatu kejadian, ex.
Kenapa bisa jatuh ?? Kenapa Orang Meninggal ?? Kenapa dia menikah dengan orang lain padahal itu bukan pacarnya ??? dsb.
Dan seharusnya sifat ini diasah menjadi edukatif.
Common sense -> Educative sense
Prinsip Matematis :
Merupakan Logika yang dibilangkan dan prinsip yang bisa menyebabkan kemajuan.
Mengenai contohnya : Mungkin Mas Rizal lebih bisa menjelaskan :p
Prinsip Non-Kontradiktif :
Misalnya : Kita tidak bisa terima satu benda berada di tempat yang berbeda dalam waktu yang sama.

Setiap manusia dibekali oleh akal yang sama, yang berbeda adalah penerapan prinsip-prinsip akal yang digunakan.
Dan AKAL itu menghakimi sesuatu itu benar atau salah berdasarkan ke-3 prinsip hukum AKAL tersebut.
Otak sebagai hardware merupakan t4 akal.
Bagian-bagian otak :
Hypotalamus -> Fungsi reflek
Cortex -> adalah rasio : yang berpikir mengapa, kenapa (yang menggunakan hokum akal)
Lymbic system (di dalamnya terdapat syaraf lobus temporal, yang merasakan, misal : bahagia, sedih, senang).
Syaraf lobus temporal hanya bekerja pada saat2 tertentu, misal : pada saat seseorang diceritakan tentang kematian dan diingatkan akan Tuhannya, syaraf ini akan bergetar.
Berdasarkan penelitian inilah (oleh : Donna Zahar) menyimpulkan bahwa di lobus temporal inilah tempat Spiritual Quotion tinggal.

Kecerdasan IQ, EQ dan SQ -> tergantung pada aktivitas pelatihan yang dilakukan.
Seseorang baru bisa dikatakan cerdas apabila : IQ, EQ dan SQ-nya seimbang.

Dalam Al Quran dijelaskan :AKAL itu adalah sumber Intelektualitas, Emosional dan Spiritualitas.

-Jayanti-

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: