LaaTahzan

July 21, 2008

Kembang Bantar Gebang

Filed under: Belajar Berbagi — Oshi @ 1:27 am

oleh Agung Dwi Hardiyanto

Adalah Rara, gadis yang Februari lalu genap berusia 16 tahun. Seorang perempuan dengan semangat mulia, ingin sekolah hingga selesai. . “Ra, gendong anaknya lancar, kok gak nikah aja ?” tanya saya. “Gak ah, mo sekolah dulu” ketika ditanya lebih jauh lagi, dia menjawab hanya dengan senyuman.

Sedikit menceritakan pengalamannya Hijrah ke Bantar Gebang – Komunitas pemulung – karena tidak ingin segera menikah. Dibesarkan dalam keluarga miskin dengan ayah yang mencari nafkah dari apa saja dan ibu yang berdagang gorengan sambil berkeliling di daerah Muara Gembong. Ayahnya pernah memintanya untuk menikah dengan alasan dapat membantu secara ekonomi. Gadis manis berkulit kuning ini menjawab dengan kabur dari rumahnya ke Bantar Gebang – rumah kakaknya – yang ternyata secara ekonomi cukup payah. Berapa penghasilan seorang pemulung ? tergantung jerih payah untuk mengambil barang-barang disampah yang nantinya dipilah-pilah, umumnya plastik

Saya menyempatkan melihat rumah yang menjadi tempat tidur ketika kantuk menyerang. Sangat sederhana, dinding yang terdiri dari potongan-potongan kayu bekas dengan atap seng berukuran 6 x 6 m, lantai tanah dan dihuni oleh 4 orang.

Rara adalah satu contoh anak negri yang sebenarnya ingin melanjutkan sekolah hingga ke jenjang lebih tinggi terutama di perguruan tinggi, namun apa daya karena faktor  ekonomilah mereka tidak mampu melanjutkan.

Pendidikan merupakan faktor penentu kemajuan suatu bangsa. Dari sanalah orang-orang besar bermunculan, sebut Sukarno. Beliau cukup berjasa dalam mendirikan Republik Indonesia bersama Bung Hatta. Pendidikan secara tekhnisnya ialah mengasah serta mengaktualkan kemampuan seseorang dalam segala hal.

Manusia merupakan makhluk unik Tuhan yang diciptakan untuk mengelola Semesta, tidak heran dari sini muncul spekulasi tentang Ke Maha Dahsyatan potensi yang dimiliki manusia. Ini semua akan memunculkan ketrampilan yang amat banyak.

Dalam kajian Psikologi tentang Jiwa disebutkan bahwa ternyata jiwa merupakan Primer dari Manusia. Artinya manusia tidak akan berharga bahkan merosot derajatnya ketika jiwanya tidak menjadi fokus perhatian karena bekal pendidikan sebenarnya difungsikan untuk menghidupkan jiwa sehingga mampu menghadapi kehidupan dengan beragam kompleksitas masalah. Dalam rumusnya

P = F / A

F = Beban

A = Luas

Artinya semakin besar beban yang bekerja maka dibutuhkan luas yang besar sehingga hasilnya akan Zero makna lainnya semakin seseorang menerima masalah namun diuraikan dengan keluasan atau kelapangan jiwa maka masalah atau hasil yang diperoleh menjadi zero atau tidak stress menjalani hidup.

Masyarakat Bantar Gebang – Komunitas pemulung – merupakan kaum miskin yang membutuhkan “resep” khusus pendidikan dikarenakan secara kultur, sosio-ekonomi berbeda dengan komunitas lainnya. Pendekatannya bukan sekedar memakmurkan secara ekonomi melainkan menguatkan sisi jiwa nya dengan menyajikan sebuah pendidikan yang punya muatan spiritual. Contohnya, bagaimana pelajaran matematika, fisika, biologi dll dapat mendekatkan seseorang kepada Sang Penguasa Semesta atau melakukan PERGERAKAN VERTIKAL, jiwa melanglang buana meski tubuh tetap di bumi

Ketika jiwa sudah merdeka Rara dan teman sebayanya akan mengatakan “tidak” terhadap Rezim Despotik, Korupsi, dan tindak lalim lainnya yang notabene akan memanfaatkan kaum miskin untuk kepentingan sesaat karena tidak terikat siapapun dan apapun kecuali SUMBER KEBERADAAN.

Wallahu’alam

Bantar Gebang, 20 Juli 2008

May 8, 2008

Seputar Falsafah Kenabian

Filed under: Hikmah — Oshi @ 9:45 am

dirangkum dari Kajian Rhaudah, Ustad Bagir, 04/05/2008
disalin oleh Elin

Apa sih hakikat wahyu yang diturunkan kepada Nabi?

Apakah hakikat wahyu? Wahyu berasal dari Tuhan yang diturunkan kepada Nabi berisi tentang hakikat-hakikat ke-Tuhan-an (divine realities / al haqoiq illahiyyah) dan hal-hal yang mengutuhkan eksistensi manusia. Oleh karena itu, kehadiran Nabi di dunia menjadi wajib adanya (the necessity of prophethood), sebagai bentuk ke-maha adilan-Nya. Karena tanpa ada hal ini manusia tidak bisa hidup dan eksis secara total sebagai manusia sesungguhnya (kebutuhan primer manusia).

Bagaimana sih wahyu diturunkan?

Nabi menerima wahyu secara spiritual ke dalam qalbu-nya (wa nazzala fiihi ruhul amin ‘ala qalbika), sedemikian divine realities ini (hakikat-hakikat illahiyyah) ini dimanifestasikan/di’tajalli’kan dalam level ruhani bukan fisik. Oleh karena itu, manusia lain tidak dapat mengetahui atau mendeteksi proses turunnya wahyu tersebut, karena qalbu bersifat sangat pribadi.

Bagaimana cara meng-identifikasi Nabi / penerima wahyu?

Salah satu cara untuk membuktikan kenabian seseorang itu adalah mukjizat (fauqul ‘adah). Pertanyaan berikutnya adalah apakah hakikat mukjizat itu? Fauq (diatas/beyond) al ‘adah (adat/kebiasaan). Jadi secara literal mukjizat adalah sesuatu yang diluar kebiasaan. Muncul lagi pertanyaan, apakah yang dimaksud dengan biasa? Bagaimankah konsep diluar kebiasaan ini sebenarnya agar bisa didefinisikan sebagai mukjizat. Nabi Sholeh mukjizatnya ‘unta keluar dari batu’, itu adalah salah satu contoh fauqul ‘adah. Dalam teologi fauqul ‘adah itu:

1- No precedent (sebelumnya tidak ada orang yang pernah melakukan hal itu/ke belakang).

2- No repetition (di masa depan tidak akan ada orang yang melakukan hal yang sama/ tidak terulang).

3- No learning process (tidak ada proses belajar, tidak bisa dipelajari).

Jadi secara singkat, mukjizat adalah hal-hal yang diluar kebiasaan, belum pernah ada yang melakukannya dan tidak akan ada yang mampu mengulangi serta tanpa proses relajar. Contoh mukjizat Nabi Muhammad Saw adalah Al Qur’an, membelah saqul qamar (bulan); bisa dibuktikan bahwa dua-duanya adalah mukjizat. Dua hal tersebut tidak pernah ada yang melakukannya, tidak akan terulang dan tanpa melalui proses belajar.

Lebih jelas lagi tentang mukjizat?

Secara jenis, mukjizat terbagi dua:

1- Mukjizat qauli (transmitif, ilmiah,disampaikan lisan); Contohnya Al Qur’an. Bahasanya yang sangat istimewa. Sebagian ada yang menyebut bahwa yang menyebabkan Al Qur’an dikatakan sebagai mukjizat adalah karena Tuhan berbicara dalam bahasa manusia (pembicaraan Tuhan dalam bahasa manusia). Mukjizat qauli adalah bukti untuk orang-orang intelektual (karena orang intelektual tidak gampang di permainkan dengan hal-hal bersifat luar biasa dari segi perbuatan).

2- Mukjizat fi’li (perbuatan yang dilakukan); seperti mukjizatnya Nabi Sholeh dimana unta keluar dari batu, Nabi Musa dimana lautan terbelah. Nabi Muhammad Saw yang membelah bulan. Ini adalah bukti untuk orang-orang awam. Terjadinya sekali, sekedar untuk membuktikan kenabian beliau. Nabi tidak menginginkan seseorang beriman hanya karena melihat hal yang luar biasa saja.

Bagaimana sikap kita jika ada orang yang mengaku sebagai Nabi?

Jadi jika ada seseorang mengaku sebagai Nabi kita tinggal tanya dia untuk membuktikan mukjizat fi’li dan qauli-nya. Pada zaman Nabi banyak yang mengaku sebagai Nabi. Ada diantaranya seorang yang mengaku sebagai Nabi, kemudian Nabi Muhammad Saw meminta dia untuk menunjukkan mukjizat fi’li nya dengan menaikkan permukaan air sungai. Tapi ternyata dia tidak mampu, yang ada malah permukaan air sungainya turun. Nabi pada saat itu tidak berbuat apa-apa lagi, karena terbukti dengan sendirinya kalau dia bukanlah Nabi. Tapi Nabi tidak pernah menyatakan bahwa “darahnya halal” karena itu, atau rumahnya boleh dirusak (seperti yang dilakukan segelintir orang atau golongan di negeri ini). Nabi tidak pernah mengajarkan kita untuk agresif, karena menentukan kebenaran itu tidak boleh agresif. Karena apa? Karena ada ‘lakum diinukum waliyadin’. Tidak mungkin ada ayat ini jika kita dituntut untuk agresif. Sekali lagi islam itu rahmatan lil’alamin, tidak mengenal sikap agresif dan main hakim sendiri.

December 21, 2007

Pernikahan Intan-Dhani

Filed under: Pernikahan LT-ers — laatahzan @ 10:16 pm
Undangan

Bismillahirrahmânirrahîm

Assalâmu’alaykum wa rahmatullahi wa barakâtuh

Dengan memohon Rahmat dan Ridho Allah Swt
Kami bermaksud menyelenggarakan resepsi pernikahan putra-putri kami

INTAN KEMALA DEWI
dengan
IBNU SURYA MARDHANI

yang Insya Allah akan diselenggarakan:
Selasa, 8 Januari 2008
Pukul 11.00 WIB-selesai
Jl.SKB no 385
Kutacane Aceh Tenggara

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami
apabila Bapak, Ibu, Saudara atau Saudari berkenan hadir untuk memberikan restu pada putra-putri Kami

Wassalâmu’alaykum wa rahmatullahi wa barakâtuh

Sedikit Curhat

Filed under: Uncategorized — laatahzan @ 10:05 pm

by Nopee

Assalamualaikum…
Dear LaaTahzaners,
Gue cuma mau sharing or curhat doang neeeh…
Dulu lumayan sering lho,ada curhat curhat di LaaTahzan.
Coba deh di check file file lama….

Jadi gue berpikir, nggak ada salah curhat di milist:p
Curhatnya berhubungan ama LaaTahzan koook…
[semua yang gue tulis merupakan pendapat gue pribadi...namanyah juga curhat]
Dan maap kalo kepanjangan………..

Hari minggu kemaren, gue nggak kemana mana, cuma di rumah karena bangun-nya kesiangan, hehehe.
Terus jam 11 mulai browsing dan chating.
Sampai akhirnya gue buka blog LaaTahzan.
[pada tau kan kalo LaaTahzan punya blog...??]
Honestly akhir akhir ini, gue jarang banget buka blog…
Jadi, gue mulailah membaca postingan postingan lama…
Mulai yang kenalan sama laatahzan, poems, artikel, dan sampai gue menemukan postingan berikut ini

http://laatahzan.wordpress.com/2006/01/13/happy-birthday-laatahzan-2/#comments

Yup, itu postingan tentang milad pertamanya LaaTahzan.
*Setiap kali gue baca postingan ini, pasti gue berkaca kaca…:p*
Setelah gue baca ulang lagi postingan itu, ternyata ada satu hal yang statis banget di otak gue.
Sampai saat ini, kalo denger LaaTahzan mo nambah umur, komen gue pasti sama dari tahun pertama.
Kalo ndak:
Waaah, LaaTahzan nambah lagi umurnya, Alhamdulilah banget yaak..
atau
Gilee, nggak nyangka banget laatahzan bisa ampe 2 tahun, istiqomah yaa
atau
Walaah, nggak berasa yaa…kita nyampe 3 tahun juga, Alhamdulilah

Setelah gue pikir pikir, selalu ada nada yang sama di setiap pernyataan gue disetiap tahun. Ada rasa ketidakpercayaan kenapa itu terjadi dan kegamangan apakah kita masih akan tetap survive di tahun tahun berikutnya. Malah, menjelang tahun ketiga LaaTahzan, rasa gamang itu makin meningkat, karena banyak yang menolak untuk mengurusi LaaTahzan. Sedih banget pada awalnya, cuma akhir-nya bisa menerima, setelah ngobrol ngobrol seru ama LaaTahzaners yang lain-nya…Thanks Sis! Mungkin yang perlu gue lakukan adalah merubah sedikit cara padang gue atau di set ulang…hehehehe:p

Sebenarnya, gue selalu berusaha untuk memberi support ke diri gue dan beberapa temen lainnya, bahwa LaaTahzan Insya Allah akan Istiqomah. Tapi gue juga tau, hal hal kayak gini nggak mungkin partial, karena LaaTahzan bukan punya segelintir orang, tapi punya kita semua, punya LaaTahzaners!!. BUTUH keyakinan dari semua anggota LaaTahzan buat menjadikan LaaTahzan tetap Istiqomah di tahun tahun mendatang. BUTUH komitmen dari kita semua untuk menghilangkan rasa gamang yang muncul setiap saatnyah. Dan mungkin sekarang ini adalah timing yang tepat untuk memulainya atau merefresh lagi. Secara kepengurusan LaaTahzan baru saja terbentuk, hayuuuk atuh kita dukung semua program yang udah di planning, dan jangan biarkan pengurus/panitia bekerja sendirian. Kalo mereka berkerja sendirian, ntar tahun depan pada menolak lagi kalo ada pemilihan pengurus, karena PENGURUS = CAPEK. Partisipasi dari semua LaaTahzaners sangat diharapkan, supaya bisa tambah deket ama LaaTahzan.

Buat KEPENGURUSAN baru LaaTahzan, FANI COW & The Gank, terimakasih banyak udah mau mengemban amanah ini yaaa, jangan merasa terbebani yaa…Let me know kalo ada yang bisa gue bantu dari jauh….hehehe. Mungkin bisa ditambahkan satu objective-nya kepengurusan fanni, “bagaimana cara menghilangkan kegamangan anggota LaaTahzan sehingga selalu istiqomah:p”. Buat DONNA & THE GANK, thanks ya hun, udah ngurusin LaaTahzan satu tahun terakhir. Loe masih bisa mencalonkan diri untuk satu periode lagi kok…huahahaha…jangan kabur yaaak….

Buat temen temen semua, jangan biarkan kegamangan selalu menyelubungin LaaTahzan, terutaman menjelang desember….hehehehe

PS: Gue itu nggak bisa bikin puisi, tapi 3 mingu sebelum milad LaaTahzan, gue ngirim puisi lempeng ini ke Intan…:p
[jangan dihinaaaaaaaaa!!]

Menjelang 3 tahun

aku tau rasanya
dan aku juga tau itu yang kamu rasa bukan?
aku masih belum menyerah
dan kamu juga bukan?
aku disini walaupun jauh
dan aku yakin kamu masih merasa aku hanya “one click away” bukan?

aku yakin kita bisa
karena 3 tahun bukan tak berarti apa apa
dulu kita bukan siapa siapa
dan kita tetap mecoba
kalaupun kini kita seperti tak siapa siapa
aku yakin Allah masih memberi kita waktu untuk mencoba, terus mencoba dan bertahan
amin

dan ini balesan-nya dari Intan: [gue publish yaaa KIKD]

I am still here,
just like before,
as you’re still here,
with the never ending spirit,
insya Allah

Wassalam
LaaTahzan – Be Ceria

December 12, 2007

Soft Launching Tabungan Qurban 1429H

Filed under: Hikmah — laatahzan @ 7:48 pm
Tags:

LaaTahzan sedang mempersiapkan launching program terbarunya yaitu Tabungan Qurban yang sedianya akan dimulai pada bulan Muharram 1429H.
Program ini diadakan untuk mempermudah para LT-ers untuk mempersiapkan qurbannya di tahun mendatang sedini mungkin.

Dengan menabung untuk Qurban, ada beberapa manfaat yang diperoleh:
- Merealisasikan niat untuk berqurban secara kongkrit
- Mempermudah mengelola keuangan bulanan.
- Tidak perlu mengeluarkan dana besar saat menjelang bulan Dzu-l-Hijjah.
- Membantu panitia dalam memperkirakan jumlah Qurban lebih awal.

Apabila Anda ingin berpartisipasi, silakan menghubungi pengurus LT atau meninggalkan pesan di bagian comment. Insya Allah, kami akan menghubungi Anda.

-LaaTahzan-

Next Page »

Blog at WordPress.com.